Thursday, November 14, 2013

Hadir di Cikapundung Bandung Pasar Seni dan Barang Antik


Beritapasar cikapundung
Published on October 8th, 2013 | by redaksi
0

Hadir di Cikapundung Bandung Pasar Seni dan Barang Antik

BandungJuara – Lantai 3 Cikapundung Electronic Center (CEC) di Jalan Banceuy kini menjadi pusat perdagangan barang seni dan antik. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bahkan hadir dalam soft launching Pasar Seni dan Antik Kota Bandung ini, Minggu (6/10/2013). Ia mengatakan akan berupaya mempromosikan pasar ini.
Ridwan berjanji melobi agen-agen tur dan travel untuk menambahkan agenda kunjungan ke Pasar Seni dan Antik Cikapundung ini dalam jadwal tur. Ia berharap pasar ini bisa jadi daya tarik wisata baru di Kota Bandung. Ia bahkan berjanji mempromosikan pasar ini melalui akun Twitter pribadinya, @ridwankamil.
“Untuk meningkatkan perekonomian warga, kita harus memperbanyak pasar tematik. Kalau ada 30 pasar, berarti ada 30 tema berbeda. Dengan demikian, perekonomian bisa berputar dan tersebar,” ujar Ridwan kepada wartawan. Ia mengatakan adanya pasar ini sejalan dengan program Bandung Juara, yakni penciptaan pasar tematik.
Pasar tematik memudahkan warga atau turis berbelanja, sekaligus juga mempermudah pedagang bertemu dengan pembeli potensial. “Semoga para seniman di jalan yang sulit memasarkan produk bisa berjualan di sini dan lebih bermartabat. Kami pun di Pemkot bisa mempromosikan lebih jelas. Turis bisa kami arahkan datang ke sini, bagi yang mencari barang koleksi antik dan seni,” tutur Ridwan.
Lingkungan sekitar, yang suasana dan penampilannya belum mendukung, kata Ridwan, bisa diperbaiki sambil proses beroperasinya pasar ini. “Kita mulai dari apa yang ada dulu, sambil berproses dan menyempurnakan. Jalur masuk harus enak. Variasi barang juga harus lebih banyak. Saya mengapresiasi pengelola yang sudah memulai sesuatu. Minimal kekompakannya sudah luar biasa,” katanya.
Ridwan mengatakan, Pemkot juga akan memaksimalkan bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bentuk bantuan berupa bantuan dana renovasi serta marketing untuk satu pasar, dan satu unit mobil yang digunakan untuk menyokong kegiatan pariwisata berbasis pasar. Kendaraan ini akan digunakan untuk berkeliling mempromosikan produk-produk pasar, termasuk barang seni dan antik yang ada di Cikapundung.
Ketua Asosiasi Pedagang Seni dan Antik (APSA) Kota Bandung, Danny Yudiana, mengatakan, dari 118 kios yang diisi oleh para pedagang barang seni dan antik, sebanyak 70 persen dulunya adalah pedagang kaki lima (PKL). “Sebagian besar dari Cihapit, Tegallega, dan ada juga dari kota-kota pinggiran Bandung,” ujarnya.
Menurut Danny, Lantai 3 CEC ini sudah tidak berfungsi sejak 8 tahun lalu. Kondisinya selalu sepi dan mencekam karena dibiarkan kosong. Sebelumnya sudah pernah coba menggratiskan kios-kios ini selama 6 bulan, tapi tak berhasil. Setelah berbagai upaya dengan pemilik gedung dan mendapat banyak masukan dari Ridwan Kamil, akhirnya pasar seni dan antik mulai beroperasi. Meski baru soft launching, kios-kios ini sudah beroperasi sejak tiga bulan lalu. Peminat pun banyak. Ada sekitar 20 pedagang yang tidak mendapat kios.
“Dukungan dari Pak Ridwan, selama ini sih kita baru bicara secara personal. Dukungan dari pemkot seperti apa, saya tidak tahu. Tapi kami nggak akan tergantung pada pemerintah. Jadi kami mandiri aja. Soalnya kalau nggak begitu, kapan majunya,” ujar Danny. (niz)

Launching Bus Sekolah Gratis


Beritabus-sekolah
Published on October 8th, 2013 | by redaksi
0

Launching Bus Sekolah Gratis

BandungJuara – Salah satu mimpi Pemerintah Kota Bandung untuk menggratiskan pelajar menggunakan bus ke sekolah perlahan-lahan mulai terlaksana. Langkah awal tersebut ditandai dengan kerjasama antara Pemerintah Kota Bandung dengan Baitul Maal Muamalat (BMM) dan Perum DAMRI untuk menggratiskan para pelajar mulai tingkat SD sampai dengan SMA setiap senin setiap menaiki bus Damri.
Launching Bus Gratis tersebut dilaksanakan di Plaza Balaikota Bandung, Senin (7/10), oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil, Direktur Eksekutif BMM Isnaini Mufti Aziz, dan General Manager (GM) Perum DAMRI Cabang Bandung Sadiyo Sardi, hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Sekda Kota Bandung Yossi Irianto dan sejumlah pejabat publik Kota Bandung.
Launching ditandai dengan pemecahan kendi oleh Wali Kota Bandung di depan bus Damri yang digunakan untuk mengangkut pelajar secara gratis. Tidak lupa setelah itu Wali Kota Bandung bersama Wakil Wali Kota menaiki bis dan berbincang-bincang dengan pelajar yang menaiki bus tersebut.
Wali Kota Bandung, mengatakan bahwa program tersebut merupakan percontohan selama tiga bulan. Setiap Senin menurutnya, para pelajar dapat menggunakan bus tersebut secara gratis. “program ini saya akui masih ada kekurangannya, seperti banyak pertanyaan kenapa untuk mahasiswa tidak digatiskan,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, kenapa hanya pelajar yang digratiskan untuk saat ini, karena menurutnya, yang lebih mudah diidentifikasi para pelajar yang menggunakan seragam. Dan sementara program tersebut untuk 3 bulan ke depan sesuai dengan kemampuan dari BMM. “Saya bermimpi bukan hanya tiga bulan ke depan, tapi nanti kita mempunyai bis sekolah secara permanen, BMM pun nantinya setelah tiga bulan akan menyumbangkan bus secara permanen,” jelasnya.
Menurut Ridwan Kamil, setelah tiga bulan nanti akan dievaluasi bagaimana hasilnya. “Kalau hasilnya bagus dan baik maka akan kita lanjutkan untuk jangka panjang,” ujarnya.
Sementara itu menurut GM Perum DAMRI Sadiyo Sardi, program bus gratis tersebut merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota Bandung dalam menyelenggarakan angkutan sekolah gratis. “Selain membantu Pemerintah Kota Bandung, program ini juga merupakan kampanye angkutan massal, mengurangi kemacetan dan program menghemat bahan bakar minyak,” jelasnya.
Sadiyo juga menjelaskan bus gratis tersebut untuk mengajarkan kepada para pelajar untuk belajar mandiri. “Selain itu juga untuk membantu keluarga mengurangi beban keluarga,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, mengenai teknis pelaksanaan siswa tidak perlu membeli karcis DAMRI. Tapi cukup dengan mengenakan pakaian seragam sekolah, mereka bisa langsung naik bus kota dengan gratis tanpa dipungut bayaran.
“Terdapat 11 trayek yang bisa dimanfaatkan oleh para siswa yaitu Cicaheum-Cibeureum, Ledeng-Leuwipanjang, Dipati Ukur-Leuwipanjang, Cicaheum-Leuwipanjang, Cibiru-Kebonkalapa, Cibiru-Elang, Jatinangor-Elang, Dipati Ukur-Jatinangor, Tanjungsari-Kebonkalapa, Ciburuy-Alun-alun, dan Kota Baru Parahyangan-Alun-alun,” Jelasnya. (niz.bandung.go.id)

PEMKOT Bandung Membuka Pendaftaran Untuk Jabatan KADIS Hingga Jumat


Beritaridwan kamil wawancara
Published on October 30th, 2013 | by redaksi
0

PEMKOT Bandung Membuka Pendaftaran Untuk Jabatan KADIS Hingga Jumat

BANDUGJUARA – Pemkot Bandung mengumumkan seleksi umum untuk pengisian jabatan kepala dinas dan jabatan eselon II.b lainnya, Selasa (29/10/2013). Pendaftaran dibuka hingga Jumat (1/11/2013) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandung.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, konsep penerimaan pejabat eselon II.b seperti itu merupakan komitmen Pemkot Bandung untuk melakukan pencarian sumber daya manusia dengan transparan dan terbuka.
“Intinya ini bagian dari upaya pemerintahan baru untuk menempatkan orang-orang terbaik sesuai dengan tantangan dan kapasitas yang dibutuhkan di masa depan,” kata Ridwan di Balai Kota Bandung, Selasa (29/10/2013) sore.
Dengan mekanisme tersebut, Ridwan mengatakan bahwa pejabat struktural eselon II.b dipilih berdasarkan kompetensi, bukan faktor suka atau tidak suka.
Menurut Ridwan, seleksi tersebut terbuka untuk kalangan PNS yang memenuhi syarat bagi pengisian jabatan yang dipilih. Nantinya, pendaftar akan bersaing dengan kepala dinas dan pejabat eselon dua yang saat ini sudah memiliki posisi atau jabatan di lingkungan Pemkot Bandung.
“Kepala dinas yang sekarang juga harus ikut proses seleksi, jadi nanti semua sama-sama bersaing dengan peserta dari umum,” kata Ridwan.
Dia melanjutkan, seluruh pendaftar selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi independen dari tim perguruan negeri yang berasal dari Universitas Padjadjaran. Proses seleksi tersebut juga berlaku untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Pendidikan yang saat ini masih ditempati oleh Pelaksana Teknis (Plt.).
Khusus untuk calon Kepala Dinas Pendidikan, pendaftaran dibuka untuk PNS di lingkungan Kabupaten/Kota/Provinsi Jabar yang sedang menduduki jabatan eselon II.b dan dosen perguruan tinggi yang pernah menduduki jabatan struktural di lingkungan perguruan tinggi, atau pernah atau sedang menduduki jabatan struktural di lingkungan pemerintahan pada bidang pendidikan sekurang-kurangnya Eselon III.
Keputusan soal seleksi umum itu tertuang dalam Surat Edaran No. 800/SE.074-BKD tentang Pengisian Jabatan Struktural Eselon II B di Lingkungan Pemkot Bandung. Persyaratan yang tertera dalam surat edaran tersebut misalnya memiliki pangkat Pembina Tk. I (IV/b) dan telah menduduki jabatan Eselon III.a minimal selama dua tahun, serta pernah menduduki dua jabatan yang berbeda. Syarat lain yang disebutkan yaitu membuat rencana strategis salah satu SKPD yang dipilih.
Rencananya, seleksi administrasi akan mulai dilakukan 4 hingga 6 November 2013. Dilanjutkan dengan pengumuman hasil seleksi administrasi pada 6 November, dan seleksi kompetensi pada 7 hingga 8 November. Tahap terakhir adalah wawancara dengan Wali Kota Bandung yang waktunya ditentukan kemudian.(pronline)

Ratusan Pelajar Bersihkan Sungai Cidurian


Beritasungai cikapundung
Published on October 30th, 2013 | by redaksi
0

Ratusan Pelajar Bersihkan Sungai Cidurian

BANDUNGJUARA – Ratusan pelajar SMA/SMK dari tujuh sekolah di Kabupaten Bandung melakukan aksi bersih-bersih Sungai Cidurian di Desa Buah Batu, Kecamatan Bojongsoang. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka Gerakan Pelajar Cinta Sungai Bersih (GPCSB).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bandung, Agus Firman mengatakan, aksi bersih-bersih sungai dilaksanakan sebagai upaya kepedulian para siswa untuk membuat sungai bersih dari sampah.
Sebanyak 280 siswa terjun ke Sungai Cidurian untuk membersihkan sampah.
“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat dan pemerintah. Agar sungai bisa bersih dari sampah. Juga untuk mengantisipasi banjir yang sering melanda Kabupaten Bandung,” ujar Agus di lokasi GPSCB Sungai Cidurian, Rabu (30/10).
Yuni Yuliani (16), siswa kelas 2 SMAN 1 Bojongsoang mengaku mendukung program tersebut. Selain untuk membersihkan sampah yang banyak di sungai. Kegiatan ini untuk mencegah banjir yang memang sering melanda kawasan Bojongsoang dan sekitarnya.
“Sampahnya banyak di sungai jadi memang bisa bikin banjir. Jadi kegiatan ini cukup bagus untuk mencegah banjir,” kata Yuni.(trbjbr)

Ridwan Kamil Akan Blacklist Pengembang Yang Tebang Pohon Tanpa Izin


Beritawali-kota-bdg-ridwan-kamil
Published on October 31st, 2013 | by redaksi
1

Ridwan Kamil Akan Blacklist Pengembang Yang Tebang Pohon Tanpa Izin

BANDUNGJUARA – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil geram kepada developer yang menebang pohon tanpa izin. Penebangan pohon tersebut terjadi di depan proyek pembangunan Hotel Ibis di Jalan Braga dan depan proyek pembangunan di Jalan Sumbawa. Ada empat pohon yang ditebang.
“Soal penebangan pohon, saya sedang siapkan sanksi dan surat teguran. Jika memungkinkan kita akan memblacklist developer tersebut. Kita akan cek dulu,” ujar pria yang akrab disapa Emil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (30/10/2013).
Menurutnya, sanksi Rp 5 juta bagi pihak yang menebang pohon terlalu kecil. Apalagi pohon yang ditebang usianya sudah puluhan tahun.
“Rp 5 juta itu terlalu ringan. Kalau saya sih ingin denda Rp 100 juta. Karena kalau sedikit orang enggak kapok. Malah lebih baik bayar Rp 5 juta saja,” tegasnya.
Emil sangat menyayangkan keempat pohon besar tersebut bisa ditebang begitu saja. “Susah atuh mengganti pohon yang usianya 35 tahun, mah. Kalau mengganti pohon yang masih usia 10 tahunan itu ada caranya. Kalau ini kan susah. Akan kita pikirkan lagi aturannya mengenai sanksi untuk penebang pohon tanpa izin,” tandasnya.(dtknws)

Ridwan Kamil Naik Sepeda Motor Gas Elpiji


Beritaemil-naik-motor-gas
Published on October 31st, 2013 | by redaksi
1

Ridwan Kamil Naik Sepeda Motor Gas Elpiji

BANDUNGJUARA – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil tampak sumringah ketika menaiki sepeda motor yang berbahan bakar gas elpiji. Ia pun mencoba motor tersebut sambil berkeliling lapangan SMKN 4 Jalan Kliningan, Bandung, Kamis (31/10/2013).
Motor berbahan bakar gas elpiji tersebut dipersembahkan oleh siswa SMKN 4 Bandung. Jika biasanya motor menggunakan bensin sebagai bahan bakar, mereka mengotak atik motor tersebut sehingga bisa memakai bahan bakar gas elpiji dari tabung 3 kilogram.
“Jadi ini sebuah berita luar biasa. Kita bisa menghemat bensin yang biasa sebulan Rp 400 hingga Rp 500 ribu, sekarang cukup dengan Rp 15 ribu saja (harga tabung gas 3 kilogram),” jelasnya.
Namun motor tersebut masih harus disempurnakan untuk menutupi gas elpiji yang disimpan di belakang jok.
“Karena bentuk desainnya harus disempurnakan, supaya menarik. Kalau gas elpiji terlihat di belakang, seperti tukang penjual gas,” kata Emil.
Sementara itu, menurut Riky Subakti (16), motor tersebut dikerjakan oleh tim kelas 2 SMKN 4 Bandung. Satu tim terdiri dari 16 orang.
“Idenya dari guru-guru dan senior juga dari kita-kita. Pengerjaannya sehari. Motor ini bisa dipakai 600 kilometer. Bulak-balik pangandaran,” terangnya.(dtknews)

Tebang Pohon dan Rusak Trotoar, Akses Hotel Disegel Satpol PP


Beritasatpolpp-pohon-braga
Published on November 1st, 2013 | by redaksi
0

Tebang Pohon dan Rusak Trotoar, Akses Hotel Disegel Satpol PP

BANDUNGJUARA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menyegel akses masuk menuju lokasi proyek pembangunan Hotel Ibis di Jalan Braga, Kamis (31/10/2013). Selain menebang dan mencabut lima pohon, penyegelan tersebut dilakukan karena pengembang proyek membongkar trotoar. Pengembang belum memiliki izin pembangunan akses masuk ke lokasi tersebut.
Kepala Bidang Penegak Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung Teddy Wirakusumah mengatakan, pihak pengembang melanggar Perda No 11 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan (K3).
“Mereka melanggar karena merusak trotoar dan menebang pohon tanpa izin. Seharusnya membuat akses pintu masuk itu izin dulu. Kalau tidak ada izin ya ilegal. Maka kami tertibkan,” ujar Teddy.
Teddy pun menyayangkan, tidak ada upaya positif dari pihak penanggung jawab proyek untuk menjelaskan pembukaan akses masuk tersebut.
“Kami mencoba menemui penanggung jawab proyek, tapi tidak ada yang keluar, kami segel akses masuk ini karena tidak berizin serta menghilangkan trotoar,” kata Teddy.
Teddy mengakui, sanksi denda masih tergolong rendah. Untuk kasus merusak trotoar saja, dalam pasal 9 ayat 1 disebut hanya dikenai Rp 1 juta.
“Mungkin karena sanksinya terlalu ringan jadi dilanggar,” ucap Teddy.
Untuk selanjutnya, Satpol PP memberikan waktu selama 21 hari bagi pengembang untuk menghadirkan bukti fisik jika memang mengantongi izin masuk atau mengurus izin. Namun sejauh ini berdasarkan laporan, belum mengantongi izin.
“Kalau ada yang merusak segel, dikenai sanksi pidana,” tegasnya.
Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung Iming Akhmad mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengeluarkan rekomendasi terkait pembukaan akses masuk baru ke lokasi proyek pembangunan Hotel Ibis di Jalan Braga. Apalagi, pembukaan akses baru tersebut juga menyebabkan rusaknya trotoar.
Pantauan di lapangan, lima pohon berusia puluhan tahun dirusak. Tiga pohon dicerabut hingga akarnya dan dua ditebang.
“Izinnya dikeluarkan oleh BPPT berdasarkan rekomendasi dari DBMP, tapi sampai sekarang kami belum mengeluarkan rekomendasi itu, artinya akses itu tidak berizin. Karena ya tidak mungkin BPPT mengeluarkan izin tanpa rekomendasi teknis dari kami,” jelas Iming.
Untuk mengeluarkan rekomendasi, dijelaskan Iming, pemohon harus menyertakan detail lokasi dan ukuran akses masuk. Nantinya, DBMP akan mengecek ke lapangan, dan melihat kondisinya.
“Kalau terlalu dekat dengan pohon apalagi sampai menebang pohon, bisa tidak dikeluarkan izinnya,” tegasnya.(dtkns)

Tentang Lelang Jabatan, Ridwan Kamil: Saya Tak Meniru Jokowi


Beritawali-kota-bdg-ridwan-kamil
Published on November 2nd, 2013 | by redaksi
0

Tentang Lelang Jabatan, Ridwan Kamil: Saya Tak Meniru Jokowi

BANDUNGJUARA – Wali Kota Bandung menampik anggapan lelang jabatan eselon II B yang dilakukan adalah meniru kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Jokowi yang lebih dulu melakukan hal itu. Menurutnya, yang dilakukan Pemkot Bandung adalah penerimaan terbuka.
“Bukan lelang jabatan, tapi open recruitment. Saya tidak meniru Pak Jokowi. Ini juga merupakan bagian dari rotasi kepala dinas. Hanya dilakukan dengan cara transparan,” ujar Ridwan Kamil kepada detikcom di Balai Kota Bandung, Jumat (1/11/2013).
Hal itu juga diamini oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Evi S Shaleha. Menurut Evi, open recruitment tersebut mengacu kepada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) No 16/2012 tentang tata cara pengisian jabatan struktural yang kosong, secara terbuka di lingkungan instansi pemerintah.
“Di situ tercantum, selambat-lambatnya mulai tahun 2013. Kalau tata caranya tidak persis sama, karena perlu penyesuaian,” terang Evi.
Selain itu, kata Evi, landasan hukum lainnya yakni Peraturan Pemerintah (PP) No 100 tahun 2000 jo PP 13 tahun 2003 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan struktural pemerintahan, hanya dapat dilakukan untuk jabatan yang kosong.
“Jadi bukan meniru Jokowi. Kita berdasarkan surat edaran dan peraturan pemerintah,” tegasnya.(dtknws)

Ridwan Kamil Wajibkan Mall dan Hotel Buat Taman


Beritaridwan kamil wawancara
Published on November 3rd, 2013 | by redaksi
0

Ridwan Kamil Wajibkan Mall dan Hotel Buat Taman

BANDUNGJUARA – Ridwan Kamil, mewajibkan mall, hotel, dan gedung bertingkat membuat taman di atap. Emil juga berencana memberikan fasilitas untuk buruh di antara asuransi kesehatan, perumahan, bea siswa anak buruh, dan bus malam untuk buruh perempuan.
Progran tanaman di atas gedung disambut Forum Arsitektur Bandung (FAB). Sekretaris FAB Mino Mustari mengatakan jika wali kota tak mewajibkan warga menanam pohon maka suhu udara di Kota Bandung lima tahun mendatang akan mencapai 38 derajat celcius.
“Suhu udara saat ini di Kota Bandung di siang hari sudah 32 derajat selsius,” ujar Mino. Mino mengatakan, FAB akan mensosialisasikan menanam pohon di atas gedung kepada para pengusaha pemilik gedung bertingkat, perkantoran, sekolah dan akhirnya pemukiman .
“Tahap awal, lima mall membangun taman di atas gedung di antaranya Paris Van Java,” ujar Mino. Emil akan membuat Perda tentang kewajiban gedung membangun taman.”Taman di atas Gedung bisa menambah ruang terbuka hijau (RTH) yang saat ini masih kurang,” ujar Emil.
Undang-undang mewajibkan RTH di sebuah kota harus 30 persen dari luas wilayah sedangkan Kota Bandung sampai saat ini baru memiliki tujuh persen.
Emil juga mempunyai rencana mengalokasikan dana untuk buruh di antaranya dana kesehatan, asuransi, perumahan, bea siswa anak buruh sampai bus malam untuk buruh wanita.
“Kaum buruh selama ini kesulitan berobat, biaya sekolah, biaya kontrak rumah sampai kesulitan angkutan malam hari,” ujar Emil.
Menurut Emil, anggaran untuk buruh diusulkan di APBD Kota Bandung tahun 2014. Sedangkan untuk angkutan buruh wanita malam hari akan memanfaatkan bus sekolah. “Bus sekolah dipakai pagi sampai sore, nach malam hari daripada nganggur leboh baik untuk buruh wanita agar tak rawan tidak kejahatan,” ujar Emil.
Emil mengatakan, bus malam untuk buruh wanita masih direncanakan sehingga belum ada rute dan caranya apakah gratis atau harus bayar. (trbnjbr)

Setiap Hari Ridwan Kamil Terima Ribuan Twitter


Beritark batik
Published on November 4th, 2013 | by redaksi
0

Setiap Hari Ridwan Kamil Terima Ribuan Twitter

BANDUNGJUARA – Di sela-sela kesibukannya sebagai Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil masih aktif di situs jejaring sosial twitter. Setiap hari, pria yang akrab disapa Emil ini menerima ribuan tautan dari warga twitter.
“Belasan ribu komplain setiap hari masuk ke akun saya. Banyaknya yang serius. Tapi ada juga yang tidak serius,” ujar Emil saat ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (4/11/2013).
Menurut Emil, dengan berinteraksi melalui twitter, ia merasa bisa lebih dekat dengan warganya. Ia bisa menerima banyak pujian sekaligus kritikan melalui akun twitternya.
“Saya bisa menjadi lebih dekat dengan masyarakat. Saya juga sering mendapatkan kritik. Bagi saya itu tidak masalah. Tapi saya mengingatkan kepada warga, boleh mengkritik tapi santun,” ungkapnya.
Pada dasarnya, lanjut Emil, ia juga bisa memantau situasi Bandung melalui twitter. Karena rata-rata, warga nge-twit berbagai macam kondisi Kota Bandung saat itu.
“Mereka nge-twit berbagai masalah, seperti banjir, ketidaktertiban dan lainnya. Itu juga bisa membantu pekerjaan saya,” terangnya.
Akun @ridwankamil saat ini sudah diikuti oleh 155.024 follower. Emil sendiri mengaku sudah memiliki akun twitter tersebut sejak tahun 2008.
Selain menjawab tautan-tautan dari warga, Emil juga kerap nge-twit soal program-program Pemkot Bandung yang sedang ia kerjakan.(detiknews)

Pemkot Akan Membuat Taman Bermain Di Setiap RW


Beritataman-kota
Published on October 28th, 2013 | by redaksi
0

Pemkot Akan Membuat Taman Bermain Di Setiap RW

BANDUNGJUARA – Dinas Pengelola Keuangan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung untuk anggaran lima tahun ke depan fokus pada pengadaan lahan untuk taman bermain anak. “DPKAD lima tahun akan mengalokasikan dana untuk pembelian lahan di 1.568 RW yang tersebar di Kota Bandung,” ujar kepalas DPKAD Kota Bandung Rekotomo di Balai Kota, Senin (28/10).
Rekotomo mengatakan, lahan akan dibeli di tiap RW minimal 100 meter untuk taman bermain anak. “Taman bermain anak di tiap RW merupakan program Wali Kota Bandung Ridwan Kamil,” ujar Rekotomo.
Menurutnya, taman di tiap RW bisa tercapai asalkan bertahap setiap tahunnya ditargetkan 300 taman bermain untuk anak.
“Setiap RW sudah pasti anggaran pembelian lahan berbeda-beda karena harga tanah di Gedebage dan Dago pasti beda,” ujar Rekotomo.
Ia mengatakan, pembelian lahan dianggarkan mulai tahun 2014 namun Rekotomo belum mengetahui jumlahnya. “Ya minimal Rp 1-3 juta per meter setiap RW 100 meter dan setiap tahun 300 RW, jadi tinggal menghitung saja,” ujarnya.(tr.jb)

Wednesday, November 13, 2013

Ridwan Kamil Mengerahkan Relawan Mengatasi Masalah Kota Bandung


Beritaridwan kamil di angkot day
Published on November 6th, 2013 | by redaksi
0

Ridwan Kamil Mengerahkan Relawan Mengatasi Masalah Kota Bandung

BANDUNGJUARA – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan menggelar kolaborasi relawan yang telah dibentuk untuk mengatasi segala permasalahan di Kota Bandung. “Berbagai relawan sudah dibentuk dan kini saatnya semua relawan harus berkolaborasi menangani bersama-sama masalah Kota Bandung,” ujar Emil panggilan akrab Ridwan Kamil, Selasa (5/11).
Emil mengatakan, relawan yang sudah dibentuk di antaranya relawan gorong-gorong, relawan jalan bolong, relawan Gerakan Mari Disiplin, dan relawan biopori.
“Adanya kolaborasi seluruh relawan maka permasalahan Kota Bandung akan cepat terselesaikan,” ujar Emil.
Emil mengakui, program dan gerakan yang digulirkan masih ada yang belum sempurna sehingga harus disempurnakan bukan dihentikan.
“Program yang digulirkan setiap minggunya salalu di evaluasi dan kekurangan selalu disempurnakan,” ujar Emil.
Emil mengatakan, setiap hari Senin rapat pimpinan yang dibahas kekurangan dan mencari solusi. “Spanduk larangan memberi gepeng yang hilang tidak akan dihentikan tapi akan dibuat kembali lebih banyak,” ujar Emil.
Sementara pengamat sosial Dudung Nurachmat menilai gebrakan Ridwan Kamil gencar awalnya setelah itu tak ada evaluasi. Berbagai program terus dilancarkan tapi hasilnya belum terlihat.
Semestinya RK meluncurkan satu program tapi tuntas dan didukung semua lapisan masyarakat.
“Contoh jumat bersepeda ke kantor tak diikuti jajarannya, sekarang sudah mewajibkan iket dan pangsi rasanya kurang efektif,” ujar Dudung.
Menurut Dudung, untuk hari Rabu tak perlu iket dan pangsi tapi cukup berbahasa sunda dulu sempurnakan. Sedangkan gerakan satu juta lubang biopori tak bisa diberlakukan di seluruh wilayah karena kondisi tanah yang berbeda. “Lubang biopori di Bandung Timur tak bisa mengatasi banjir karena satu meter dilubangi malah keluar air,” ujar Dudung. (Tsm/trbjabar)

Buruh dari Kasbi Bandung Tuntut UMK 3,2 Juta


Beritademo kasbi umk
Published on November 6th, 2013 | by redaksi
0

Buruh dari Kasbi Bandung Tuntut UMK 3,2 Juta

BANDUNGJUARA – Ratusan buruh Kongres Aliansi Buruh Indoensia (Kasbi) Kota Bandung berunjukrasa ke DPRD Bandung, Jalan Aceh, Rabu (6/11/2013). Mereka menuntut upah minimum kota (UMK) 2014 sebesar Rp 3,2 juta.
Massa buruh yang mengenakan pakaian seragam Kasbi berwarna merah datang sekitar pukul 11.00 WIB. Rata-rata datang mengendarai sepeda motor. Dikomando oleh seorang orator di atas mobil colt buntung, buruh bernyanyi dan meneriakkan tuntutannya.
Massa buruh juga membawa beberapa poster bertuliskan ‘UMK Bandung 3,2 juta atau hentikan proses produksi’, ‘Hapus kerja kontrak atau outsourcing,’ dan ‘Upah layak skr juga.’
Koordinator Wilayah Jawa Barat Sudaryanto menyatakan angka UMK Rp 3,2 juta itu berdasarkan hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) sebesar Rp 1,9 juta. “Dibandingkan upah saat ini Rp 1,5 juta ada selisih 24 persen. Ditambah lagi 24 persen, trus kenaikan BBM dan juga sembako,” katanya.
Sudaryanto menjelaskan survey yang dilakukan Kasbi untuk menentukan KHL adalah realistis, dengan menyurvei warung sekitar rumah. “Kalau dewan pengupahan surveinya ke grosir dan pasar. Kan buruh belanjanya juga di warung,” tandasnya.
Ada sepuluh parameter yang disurvei, selain sandang, pangan, papan, juga kebutuhan wisata, hiburan, dan juga pulsa. Rencananya survei ini akan diserahkan ke dewan.
“Kalau tuntutan tidak dipenuhi kita akan melakukan konsolidasi dan aksi selanjutnya,”ancam Sudaryanto.
Sekitar sepuluh buruh akhirnya diterima audiensi oleh dewan dan Disnaker Kota Bandung. Buruh lainnya menunggu di halaman gedung dewan.(ern/dtknews)

Setelah ‘Rebo Nyunda’ Pemkot Bandung akan Launching “Kamis Inggris’


Beritark iket kepala
Published on November 8th, 2013 | by redaksi
0

Setelah ‘Rebo Nyunda’ Pemkot Bandung akan Launching “Kamis Inggris’

BANDUNGJUARA – Sesuai dengan Perda Kota Bandung, setiap hari Rabu, warga Bandung diwajibkan menggunakan bahasa sunda atau istilahnya ‘Rebo Nyunda’. Selain bahasa sunda, dalam waktu dekat Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan mencanangkan ‘Kamis English’.
Sama seperti ‘Rebo Nyunda’ (Rabu sunda-red) yang mewajibkan warga Bandung untuk menggunakan bahasa sunda. Kamis English ini juga dalam upaya untuk membiasakan warga Bandung berbahasa Inggris salam satu hari.
“Tapi Kamis Inggris ini masih dijkaji, belum dilaunching,” ujar pria yang akrab disapa Emil ini, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (7/11/2013).
Menurut Emil, Kamis Inggris ini diharapkan bisa menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang percaya diri menghadapi tantangan berkompetisi Internasional.
“Tahun 2015 itu kan kita sudah masuk ke Asean Free Trade Area (AFTA). SDM-nya harus siap menghadapi tantangan, salah satunya bahasa inggris,” kata Emil.
Lebih lanjut Emil mengatakan, selain kebudayaan lokal yang harus diperkuat, kesiapan untuk bersaing dengan negara lain juga harus diperhatikan.
“Jaid tidak hanya kebudayaan lokal saja, tapi juga persiapan berkompetensi di kancah internasional harus dipersiapkan,” ujarnya.(avi/dtknws)

TNI bantu Pemkot Bebersih Bandung


Beritabaksos TNI di Cikapundung
Published on November 11th, 2013 | by redaksi
0

TNI bantu Pemkot Bebersih Bandung

BANDUNGJUARA – Sekitar seribu anggota TNI akan membantu Pemkot dalam bersih-bersih Bandung di 30 kecamatan. Diterjunkannya pasukan TNI untuk membantu kebersihan karena Pemkot kekurangan SDM untuk membersihkan Kota Bandung.
“Penanganan kebersihan harus dikerjasamakan apalagi TNI pasukannya banyak, sehingga wajar meminta bantuan untuk memudahkan kami yang kekurangan SDM ini,” ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil seusai apel pagi sekaligus Launching Bebersih Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (11/11).
Menurut Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, melibatkan TNI dalam beberes Bandung ini terinspirasi dari ABRI Masuk Desa. “Gerakan Bebersih Bandung ini juga bagian dari pendidikan untuk warga dan bagian dari edukasi, masa TNI turun warganya enggak,” ujarl Emil.
Emil mengatakan, para personel TNI ini akan ditempatkan di titik-titik yang paling rawan kebersihan. Seperti di pasar, sungai dan lainnya.(trbnjabar)

Pemkot Bandung Akan Menyediakan Kursi Dari Batu Alam


Beritabatu-alam
Published on November 12th, 2013 | by redaksi
0

Pemkot Bandung Akan Menyediakan Kursi Dari Batu Alam

BANDUNGJUARA – Pemkot Bandung sedang menyiapkan sebuah tempat duduk yang berbeda dari tempat duduk pada umumnya. Kursi tersebut dibuat dari batu alam yang didesain sedemikian rupa hingga mempunyai nilai seni tersendiri.
Nantinya, tempat duduk tersebut akan dipasang di ruang-ruang publik, seperti mal, halte dan taman.
Hal itu dikatakan, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung Iming Akhmad, saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (11/11/2013).
Kursi tersebut berukuran 80-100 centimeter dengan tinggi yang disesuaikan. Desainnya sendiri sudah dirancang dan sedang dikoreksi oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.
“Desainnya sedang disempurnakan Pak Wali. Ukurannya tidak panjang, hanya muat satu orang. Karena kalau panjang khawatir malah dipakai tidur gelandangan,” ujar Iming.
Menurut Iming, kursi yang terbuat dari batu alam itu dikenal dengan street furniture. Sejumlah taman yang rencananya akan dipasang kursi tersebut di antaranya Jalan Perintis Kemerdekaan, Taman Pramuka, Taman Flexy dan Cikapayang.
“Tahun ini ada delapan paket, nilainya Rp800 juta. Tetapi kita juga ingin pembiayaannya ditambah dari CSR. Insya Allah bisa terealisasi cepat,” tutupnya.(avi/dtknews)

Pengemis Janji tak Lagi Meminta-minta


Beritagepeng-dan-anjal
Published on November 12th, 2013 | by redaksi
0

Pengemis Janji tak Lagi Meminta-minta

BANDUNGJUARA – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung mengaku sudah melakukan pembinaan kepada pengemis yang ada di ‘Kampung Pengemis’ di RW 4 Kelurahan Sukabungah, Kecamatan Sukajadi Bandung. Pengemis tersebut berjanji tidak akan lagi meminta-minta.
“Untuk sementara, kita lakukan pembinaan setempat. Mereka janji tidak akan turun ke jalan untuk mengemis,” ujar Kadinsos Kota Bandung Siti Masnun kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (12/11/2013).
Menurut Masnun, para pengemis tersebut meskipun turun ke jalan tidak akan mengemis tapi akan berjualan.
“Minimal sudah ada perubahan perilaku, kita coba seperti itu dulu. Karena tidak semudah mengembalikan tangan,” ucapnya.
Selain itu, upaya penertiban juga terus dilakukan oleh Dinsos. Dalam satu minggu, setiap dua hari sekali mereka melakukan penertiban pengemis.
“Hampir setiap hari kita lakukan penertiban. Saya berterima kasih kepada media yang sudah ikut mensosialisasikan ini, sehingga keberadaan pengemis sudah berkurang,” ungkapnya.
Kampung Pengemis yang berada di Kelurahan Sukabungah, Kecamatan Sukajadi, Bandung disinyalir sudah ada sejak belasan bahkan puluhan tahun lalu. Mereka yang mayoritas merupakan pendatang itu menempati rumah kontrakan yang tak layak ditempati, tanpa ventilasi. Namun para pengemis ini sanggup mengikuti arisan ratusan ribu per minggu.(avi/dtknews)

Ridwan Kamil: Pakai Iket, Tingkat Jomblo Menurun


Beritark iket bareng
Published on November 13th, 2013 | by redaksi
0

Ridwan Kamil: Pakai Iket, Tingkat Jomblo Menurun

BANDUNGJUARA – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan motivasi supaya pelajar di Kota Bandung senang dan semangat menggunakan iket Sunda setiap hari Rabu sebagai bagian dari program Rabu Nyunda. Ia berseloroh dengan menggunakan iket Sunda, tingkat ketampanan laki-laki akan meningkat. Sambil bercanda, Emil, begitu ia akrab disapa mengatakan angka jomblo pun akan berkurang.
Hal itu disampaikan Emil di hadapan dua ribuan siswa SMK Negeri 6 Bandung saat acara Launching Rabu Sehat, Bersih, Hijau Bersepeda dan Budaya Sunda di SMKN 6 Bandung, Jalan Riung Bandung, Rabu (13/11/2013).
Sebelumnya, Emil mengaku bangga dan terharu melihat seluruh siswa begitu kompak mengenakan iket Sunda di kepalanya.
“Tuh kan, meni kararasep (ganteng) pakai iket. Kalau begini, tingkat jomblo bisa menurun,” kelakar Emil dalam bahasa Sunda yang kemudian disambut sorak para siswa yang duduk bersila di lapangan.
Hal itu bukan tanpa alasan menurut Emil, karena beberapa waktu lalu ia mendapatkan mention di akun twitternya soal dukungan penggunaan iket Sunda tersebut dari seorang perempuan.
“Dia bilang, katanya mendukung program pakai iket. Karena katanya kalau lihat yang pakai iket itu rasanya gimana gitu,” sebutnya.
Karena itu, menurut Emil jika ingin membuat perempuan merasa senang, laki-laki pun harus semangat menggunakan iket.
“Kalau ingin angka jomblo berkurang, setiap hari deh pakai iket Sunda,” kata Emil.
Namun ia mengingatkan bahwa ada 20 cara dalam penggunaan iket. Beda bentuk iket, beda pula artinya. Sehingga diharapkan warga Bandung mengetahui.
“Ada iket yang artinya ngajak gelut. Untuk yang menerima tamu, bentuknya beda lagi. Jadi jangan sampai salah, maksudnya mau gagah, ternyata itu iketnya kode ngajak gelut,” tutur Emil yang disambut tawa para siswa dan guru-guru.
Emil pun menyampaikan apresiasinya pada SMKN 6 Bandung yang telah mendukung program Rabu Nyunda dengan begitu baik.(dtknws)

Revitalisasi Cikapundung Menjadi Ruang Publik


Programsungai cikapundung
Published on October 10th, 2013 | by redaksi
0

Revitalisasi Cikapundung Menjadi Ruang Publik

BandungJuara – Tidak lama lagi tujuan wisata Kota Bandung akan bertambah lagi, Sungai Cikapundung akan segera ditata kembali, sekitar kawasan Babakan Siliwangi dan daerah Leuwi Limus akan direvitalisasi menjadi ruang publik.
Wali Kota Bandung, M Ridwan Kamil bersama Wakil Wali Kota Bandung, Oded M Danial menggandeng Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air satuan kerja Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS), berencana merevitalisasi dua kawasan tersebut menjadi zona edukatif, zona olahraga, zona entertainment, dengan dua plaza yang dapat menampilkan berbagai aktivitas hiburan.
“ini adalah cara membangun bandung dengan cara berkolaborasi, dalam waktu tak terlalu lama kita akan persembahkan bagi warga Bandung pembangunan yang monumental, dan saya ingin pembangunan ini segera terwujud dan kelas juara,”
Hal tersebut di katakan Ridwan Kamil saat menggelar rapat koordinasi Revitalisasi Sungai Cikapundung, di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Rabu (09/10/2013)
Lebih lanjut dikatakannya, “Pembangunan ini dibiayai dan menggunakan dana dari BBWS untuk dijadikan percontohan memartabatkan sebuah sungai, pekerjaan ini menjadi contoh banyak hal salah satunya membuat sungai menjadi ruang area publik termasuk penjernihan air sungainya,”
Direncanakan pembangunan tersebut akan dibuat beberapa tahap, tahap pertama dikatakan ridwan pembangunan 100 meter akan rampung selama tiga bulan kedepan dengan aggaran APBN sekitar 3,5 milyar, “Tahap berikutnya 100 meter dari titik ini ke utara, pekerjaan tahap satu akan dikerjakan dalam tiga bulan, sehingga Januari 2014 kita akan persembahkan area ruang publik yang ramah lingkungan pada warga Bandung,”.
Sungai Cikapundung terbentang sepanjang 28 kilometer melintasi 12 kecamatan di tiga kabupaten kota, dari hulu Kabupaten Bandung Barat hingga berakhir di Sungai Citarum Kabupaten Bandung, dan 15,5 kilometernya membelah di Kota Bandung.
Terkait Pencemaran air sungai cikapundung dari hulu sungai, Wali Kota Bandung mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Kabupaten Bandung Barat dan akan membuat bendungan filter penjernih air.
Ridwan berpesan, “penduduk di sekitar pembangunan ini jangan sampai di lupakan, harus di berdayakan, seperti kaki lima kita akan atur dengan rapi, keamanan, dan pengurus sungai adalah penduduk lokal, dengan diperkerjakan mereka secara sosial dan ekonomi terbantu adanya pembangunan ini,” pesannya. (niz/bandung.go.id)